Materi yang disajikan adalah sebagai bahan edukasi, kami tidak menjamin 100% akurasi. Trading forex salah satu instrumen investasi yang berisiko tinggi, tanggung jawab atas hasil dari segala keputusan ada pada Anda sendiri. #tredingmudah

Sunday, June 28, 2020

Swing Trading EMA 55 Crossover Muantaap

Manfaatkan Naik Turun Harga

Pasar selalu bergerak naik dan turun, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun dalam jangka panjang.Pergerakan naik dan turun pasar ini adalah peluang sekaligus malapetaka bagi para trader.

Ada banyak sekali strategi di dalam trading, semuanya bisa memberikan Anda keuntungan jika Anda menggunakannya pada saat yang tepat. Dengan kata lain tidak semua strategi bisa diaplikasikan setiap saat. Karena pergerakan harga bergerak di dalam sebuah siklus, dan pada setiap siklus strategi yang Anda gunakan pun bisa berbeda - beda.

Swing Trading Beda Dengan Trend Following

Perlu Anda ketahui, strategi swing trading itu berbeda sekali dengan strategi trend following. Seorang trend following bisa mendapatkan profit puluhan hingga ratusan persen itu ketika market sedang bullish?bearish. Lalu bagaimana dengan strategi swing trading? Swing trading mampu memanfaatkan ayunan-ayunan naik dan turun harga dalam siklus waktu yang ditentukan.

Bagi trader yang memiliki tingkat kesibukan tinggi atau tidak memiliki waktu cukup untuk memantau pergerakan harga yang terus bergerak selama 24 jam maka akan sangat kesulitan untuk menemukan waktu/saat yang tepat masuk pasar.

Teknkal Terbaik Untuk Swing Trading

EMA 55 Crossover sudah dikenal sebagai strategi yang bisa mendeteksi pola ayunan harga naik dan turun (swing trading) pada periode tertentu. Saya menggunakan periode 1 jam (H1) untuk mendeteksi pola ayunan pada Pair GBPUSD dengan setingan Moving Average seperti gambar dibawah :


Nah bagai mana menentukan saat entry pasar pada strategi Moving Average Crossover sudah saya bahas pada artikel sebelumnya.

Ini tentu bisa menjadi suatu solusi bagai para trader yang sedang mencari teknik yang tepat bisa mencapai keuntungan maksimal tampa harus repot memantau pasar 24 jam, berikut adalah hasil Strategu Swing Trading dengan EMA55 Crossiver pada pair GBPUSD TF H1.


Gambar diatas menampilak hasil Swing Traing pada Bulan Juni 2020 mulai tanggal 1 sampai 27 dengan modal awal $10.000 trading 1 lot menjadi $14.500 atau profit 45% dari modal awal.


Gambar diatas hasil dari 1 Januari sampai 27 Juni 2020 dengan modal awal $10.000 trading 1 lot menjadi $27.500, luaaaarrrr biasa.

Demikian strategi Swing Trading dengan mengunakan EMA 55 Crossover TF H1, sederhana, mudah dan hasil maksimal.

Tonton juga video tutorialnya :



Salam #tredingmudah

Sunday, June 14, 2020

Mengenal Signal Entry Moving Average

Moving Average adalah indikator teknikal yang merata-ratakan harga baik itu harga penutupan maupun pembukaan dan menghubungkannya menjadi sebuah garis. Sebagai indikator, Moving Average bersifat trend-following (mеngіkutі tren) dаn lagging (tertunda) Kаrеnа dіbuаt bеrdаѕаrkаn harga уаng tеlаh terjadi.

Moving Average dihitung bеrdаѕаrkаn nіlаі rata-rata pergerakan hаrgа dalam реrіоdе tеrtеntu. Nilai rerata bіѕа dіаmbіl dari hаrgа tеrtіnggі (high), terendah (Low), harga pembukaan (Open), реnutuраn (cloSe), ataupun hаrgа tengah (median).

Semakin раnјаng реrіоdе yang digunakan dalam perhitungan indikator Moving Average, maka pergerakan garis akan makin lаmbаt (lagging) dibandingkan hаrgа. Moving Average berperiode pendek bаkаl lebih “lincah” kеtіmbаng Moving Average berperiode lеbіh tinggi.

Berikut kita akan belajar mengenal kategori breakout dan kapan signal entry itu muncul.


Failed breakout (Gagal Breakout).

Harga telah melewati indikator ke bawah (harga Buka bilah yang dianalisis di atas indikator dan harga Tutup di bawah indikator) dan indikator naik (sinyal lemah untuk roll-back dari garis indikator).

                                Moving Average : Sinyal Beli (lemah)

                                Moving Average : Sinyal Jual (lemah) 

Moving Average Crossover (Penyeberangan Moving Average).

Harga telah melewati indikator ke atas (harga buka bilah yang dianalisis di bawah indikator dan harga Tutup di atas indikator) dan indikator naik (sinyal kuat).

                                Moving Average : Sinyal Beli (kuat)

 
                                Moving Average : Sinyal Jual (kuat)

Demikian sekilas mengenai cara sederhana dan mudah menggunakan indikator Moving Average dalam analisa trading. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Tonton juga video tutorialnya :

Mengenal Signal Entry Moving Average :


Salam #tredingmudah.

Sunday, June 7, 2020

Trading Mudah Dengan Swing Trading

Pengertian Swing Trading

Swing trading adalah strategi forex yang memfokuskan analisa pada pola ayunan (swing) harga. Para trader pengguna teknik ini mengambil kesempatan sell di ayunan harga tertinggi dengan target close di swing harga terendah, atau mencari peluang buy pada ayunan harga terendah dengan target close di swing harga tertinggi.

Swing Trading berbeda dengan Scalping.

Scalping Trader dituntut untuk mendedikasikan sejumlah besar perhatian dan waktu, agar bisa mengawasi akumulasi perolehan poin setiap posisi. Tidak masalah kalau Anda memang punya waktu luang, tapi kalau sibuk, kelengahan akan mengakibatkan kerugian besar.

Swing Trading menawarkan fleksibilitas dan kemudahan dalam mengatur setup posisi trading.

1. Strategi Swing Trading tidak menuntut untuk membuka banyak posisi trading. Setiap posisi memanfaatkan pergerakan trend secara maksimal.
2. Setiap posisi fokus pada kualitas, bukan kuantitas. 
Swing Trading menitikberatkan pada akurasi sinyal dan manajemen resiko untuk setiap posisinya.
3. Strategi trading menerapkan prinsip "set and forget". Karena setiap posisi Swing Trading sudah diamankan dengan manajemen resiko dan targetnya juga sudah jelas, maka Anda tidak perlu lagi mengawasi pergerakan harga terus menerus

Cara Mengaplikasikan Swing Trading.

1. Mengidentifikasi arah dan kekuatan trend.

Keberhasilan Swing Trading sebagian besar bertumpu pada proses identifikasi arah pergerakan trend tersebut.

Metode untuk mengenali arah dan kekuatan trend paling sederhana adalah dengan mengamati pergerakan harga itu sendiri pada grafik (chart), untuk memudahkannya bisa menggunakan Moving Average (exponential) 8 dan 21.


Perbalikan arah trend bisa dilihat dari persilangan (cross) garis EMA 8 dan 21 sedangkan kekuatan trend bisa kita indikasikan dari besaran sudut yg terbentuk dari garis EMA 8 dan 21 tersebut, jika membentuk sudut sekurangnya 45" maka bisa dikategorikan trend kuat.

Kalau dengan mata telanjang saja kita susah menentukan arah pergerakan harga, tidak perlu repot-repot untuk memaksakan diri, lupakan saja dan move on ke chart lain yang lebih menjanjikan.

2. Setup Entry Swing Trading.

Pertama perbalikan arah trend diindikasikan saat terjadi cross garis EMA 8 dan 21 jika syarat ini terpenuhi maka kita masuk pada syarat kedua yaitu garis EMA 8 dan 21 setelah terjadi cross membentuk besaran sudut setidaknya 45".

Jika kedua syarat diatas terpenuhi maka berikutnya kita tinggal Entry dan menetukan Stop Loss dan Take Profit berdasarkan level Support dan Resistance, contoh seperti gambar dibawah.



Demikian keterangan singkat tentang Swing Trading berdasarkan pemahaman sederhana saya semoga bisa membawa manfaat bagi para trader pemula untuk menentukan style trading mana yang cocok untuk bisa mengumpulkan pund-pundi.

Tonton juga video tutorialnya :



Salam #tredingmudah.