Materi yang disajikan adalah sebagai bahan edukasi, kami tidak menjamin 100% akurasi. Trading forex salah satu instrumen investasi yang berisiko tinggi, tanggung jawab atas hasil dari segala keputusan ada pada Anda sendiri. #tredingmudah

Friday, March 29, 2019

Trading Tetap Profit Saat Non Farm Payrolls


Data Non-Farm Payroll Amerika Serikat (NFP) adalah salah satu data ekonomi penting yang rilisnya kerap ditunggu oleh para pelaku pasar keuangan. Mendekati waktu dan setelah data NFP dirilis, pasar keuangan seketika menunjukkan berbagai macam reaksi. Trader tidak akan melewatkan rilis data ini, karena pasangan mata uang yang diperdagangkan versus Dolar AS bisa langsung melonjak kuat atau justru anjlok, tergantung pada data yang dirilis.

Apa Itu Non Farm Payroll?


Data Non-Farm Payroll (NFP) adalah sebuah data perubahan jumlah tenaga kerja Amerika Serikat di semua sektor dengan pengecualian pegawai pemerintah, pegawai rumah tangga, pegawai yang bekerja pada organisasi LSM (non-profit/nirlaba) dan karyawan sektor pertanian.

Data NFP AS mencerminkan kondisi ketenagakerjaan di sektor komersil dan industri di Amerika Serikat, Perlu untuk diketahui bahwa dalam ilmu ekonomi, ketenagakerjaan memegang posisi penting karena semakin banyak warga bekerja maka akan semakin banyak gaji yang dibelanjakan. Semakin tinggi pertambahan Non-Farm Payroll dapat diterjemahkan makin mantapnya kondisi perekonomian Amerika Serikat.

Kapan Non Farm Payroll Dirilis?


Data NFP AS merupakan bagian dari satu set laporan "Employment Situation Report" yang dibuat oleh US Bureau Of Labor Statistics (BLS). Laporan ini dipublikasikan satu bulan sekali; biasanya pada hari Jumat minggu pertama setiap bulannya pada pukul 19.30 atau 20.30 WIB.

Bagaimana Mendapatkan Profit Saat NFP?


1. Strategi Trading Breakout NFP
Mulailah pasang Breakout NFP sekitar 30 menit menjelang rilis berita. Caranya, dengan mencari nilai High & Low 2 candle Time Frame M30 menjelang Non-Farm Payroll dirilis; Silakan Open Pending Order  BUYStop di HIGH, dan SELLStop di LOW; Ambil Target +100 pips; dan Stop Loss masing-masing 40 pips.



2. Strategi Rilis Data NFP
Berdasarkan data statistik 12 bulan terakhir menujukkan suatu kecenderungan siikap pasar terhadap Rilis Data NFP yaitu "jika Data Rilis > Perkiraan maka harga turun atau jika Data Rilis < Perkiraan maka harga naik"


Sumber : Autochartist

Data diatas adalah statistik Non Farm Payroll selama 12 bulan terakhir yang menunjukan arah pasar setelah data NFP dirilis dalam 4 jam pertama dan bisa kita gunakan sebagai acuhan apa yang akan kita ambil saat setelah data NFP dirilis, BUY / SELL

Kunci utama strategi Non Farm Payroll ini adalah ketahui kapan jadwal laporan NFP akan dirilis dan kalender ekonomi anda bisa lihat di www.forexfactory.com.

Tonton juga video tutorialnya :

Trading Tetap Profit Saat NFP


Salam #tredingmudah.

Wednesday, March 20, 2019

Bappebti Terbitkan Empat Peraturan Aset Kripto dan Emas Digital

Jakarta,18 Februari 2019

Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menerbitkan empatPeraturan  Bappebti terkait  penyelenggaraan  perdagangan komoditas  digital aset kripto dan emas digital. Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhanamenyampaikan, keempat peraturanBappebti tersebut terdiri dari:


  • Peraturan Bappebti No.2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka; 
  • Peraturan  Bappebti  No.3  Tahun  2019  tentang  Komoditi yang  Dapat  Dijadikan  Subjek  Kontrak Berjangka, Kontrak Derivatif Syariah dan/atau Kontrak Derivatif Lainnya yang Diperdagangkan di Bursa Berjangka; 
  • Peraturan  Bappebti  No.4 Tahun  2019  tentang  Ketentuan  Teknis Penyelenggaraan  Pasar  Fisik  Emas Digital  di Bursa Berjangka; dan 
  • Peraturan  Bappebti  No.5  Tahun  2019  tentang  Ketentuan  Teknis  Penyelenggaraan  Pasar  Fisik  Aset  Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.


“Peraturan-peraturan iniakan  menjadi  landasan  hukum perdagangan aset  kripto  sebagai  salah  satu  komoditas yang dapat  dijadikan subjek kontrak  berjangka, dan/atau kontrak derivatif lainnya yang diperdagangkan di bursa berjangka.  Selain  itu, juga  untuk  memfasilitasi  pertumbuhan  dan  perkembangan  industri  perdagangan  fisik  emas digital melalui bursa berjangka," jelas Wisnu.

Penerbitan empat peraturan  Bappebti terebutmerupakan tindak  lanjut Peraturan  Menteri  PerdaganganNo.99 Tahun  2018  tentang  Kebijakan  Umum  Penyelenggaraan  Perdagangan  Berjangka  Aset  Kripto  (Crypto  Asset)  dan PermendagNo.119 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Perdagangan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.

“Penerbitan   peraturan   tersebut   menunjukkan   bahwa Pemerintah terus mengikuti perkembangan   industri Perdagangan    Berjangka   Komoditi    (PBK)    yang    dinamisdan    selalu    berupaya    memberikan    ruang    untuk pengembangan  usaha  inovasi komoditas  digital.Bappebti  berkomitmen memberikan  kepastian  dan  perlindungan hukum bagi masyarakat, serta kepastian berusaha di sektor tersebut,” lanjut Wisnu.

Lebih   jauh   Wisnu   menjelaskan, Peraturan   Bappebti   No.2   Tahun   2019 akan   menjadi  landasan   hukum penyelenggaraan pasar fisik komoditi di bursa berjangkan, sertamengatur kelembagaan pasar fisik yang mencakup persyaratansertahak  dan  kewajibanlembaga  yang  ada,  yaitubursa  berjangka,  lembaga  kliring berjangka, pedagang  komoditi,tempat  penyimpanan(depository),  peserta,  dan  pelanggan.  Diatur  pula  jenis  komoditidan mekanisme pelaksanaan perdagangan komoditi,yang nantinya perlu diatur per jenisnya dan mekanismenya. Hal ini karena setiap  komoditi  yang diperdagangkan  memiliki  spesifikasi  dan  karakteristiknya tersendiri,  misalnya emas digital dan aset kripto.

Sementara  itu,  sebagaiperlindungan  kepada nasabah  dan pelanggan,  diaturpulapengunaan  rekening  terpisah untuk  penyimpanan  dana,serta  adanya pengelola  tempat  penyimpanan untuk  penyimpanan  komoditi  dan pemenuhan  penyerahan  barang. Sedangkan,penyelesaian  perselisihan  diatur dengan mekanisme  penyelesaian keperdataan  melalui sarana  yang  tersedia  di  bursa  berjangka,  yakni mediasi  danpengunaan  Badan  Arbitrase Perdagangan  Berjangka  Komoditi  (BAKTI)  atau pengadilan negeri  sesuai  pilihan  forum  penyelesaian  perselisihan yang disepakati dalam perjanjian oleh para pihak.

Peraturan  Bappebti  No.3  Tahun  2019 menjadilandasan  hukum  bagi penetapan aset kriptosebagai  salah  satu komoditi  yang  dapat  dijadikan subjek kontrak berjangka,  dan/atau kontrak derivatif lainnya  yang  diperdagangkan di Bursa Berjangka, dengan menambah ‘komoditi di bidang aset digital (digital asset) berupa aset kripto’.Selanjutnya, Peraturan Bappebti No.4 Tahun 2019 akan menjadilandasan operasional penyelenggaraan pasar fisik emas  digital  di  bursa  berjangka. Peraturan  ini  mengatur  kelembagaan pasar  fisik  emas dengan persyaratan  yang lebih  spesifik  (khusus)  terkait  kelembagaan.  Peraturan  ini juga  mengaturpersyaratan  teknis  emas  yang  dapat disimpan di tempat penyimpan emas yang mencakup standar mutu dan kemurnian. SIARAN PERSBiro Hubungan MasyarakatGd. I Lt. 2, Jl. M.I. Ridwan Rais No. 5, Jakarta 10110Telp: 021-3860371/Fax: 021-3508711www.kemendag.go.id

“Untuk  mendukung  pembentukan  harga  di bursa berjangka,pedagang fisik komoditi emas  digital diwajibkan menjadi anggota bursa dan  juga anggota  kliring. Dengan  kewajiban  ini, diharapkan  mereka  dapat  melakukan lindung nilai di bursa berjangka (secara fisik dan futures), dan menjadi market maker (penyedia likuiditas) di bursa berjangka,” ujar Wisnu.

Wisnu melanjutkan, peraturan ini memberikan ruang bagi inovasi perdagangan emas secara digital yang telah ada dengan mengakomodasipara pedagang emas digitalmelalui kelembagaan “Pedagang Fisik Emas Digital”. Beberapa mekanisme  yang  ada dilapangan, seperti jual beli, cicil, cetak, titip, dan  hal  lainnyatelah  diakomodasidalam peraturan badan  ini.  Mengingat pedagang  fisik  emas  digitaldapat  memiliki  pelanggan,makadiwajibkan  pula kepada   mereka   untuk   menerapkan  ketentuan anti   pencucian   uang dan pencegahan   pendanaan   terorisme (APU/PTT).

Sedangkan,  gunamenjamin  kualitas  dan  ketersediaan emas,  sebelum  melakukan  perdagangan emas digital, pedagang  fisik  emas  digital wajib  menempatkan emas  pada tempat  penyimpananyang  juga  wajib  berlokasi  di Indonesia. Untuk menjamin keamanan dana, dipergunakan pula rekening terpisah atas nama pedagang fisik emas digital  pada  lembaga  kliring  berjangka. Selain  itu,  untuk  menjamin  kesahihan  setiap  transaksi  yang  ada,Lembaga Kliring  Berjangka  melakukan  fungsi delivery  versus  payment(DvP).Peraturan  ini  juga  mengatur  penyelesaian perselisihan  secara  keperdataan  seperti  yang  diatur  dalam  Peraturan  Bappebti No.2  Tahun  2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka.

Adapun Peraturan  Bappebti  No.5 Tahun  2019merupakan landasan  operasional  penyelenggaraan pasar  fisik  aset kriptodi bursa berjangka.Peraturan ini mengatur persyaratan yang lebih spesifik (khusus) terkait perdagangan aset kripto, antara lain persyaratan permodalan  bagibursa berjangka, lembaga kliring berjangka, dan pedagang  fisik aset  kripto; serta sistem  dan/atau  sarana  perdagangan daringyang  digunakan  yang  wajib  memenuhi  beberapa persyaratan teknis seperti sertifikasi ISO 27001 (Information Security Management System). Aset kripto yang dapat diperdagangkan pun wajib mendapat persetujuan Bappebti setelah memenuhi persyaratan teknis market cap dan jenisnya(aset kripto utilitas atau beragun aset).

Sementara,  dalam  rangka menjamin  ketersediaan aset  kripto,  maka  diatur  mekanisme  penyimpanannya,baik melalui hot storage maupun cold storage. Guna menjamin keamanan dana, digunakan pula rekening terpisah atas nama pedagang aset kripto pada lembaga kliring berjangka.Selain itu, Lembaga Kliring Berjangka melakukan fungsi DvP untuk   menjamin  kesahihan   setiap   transaksi   yang   terjadi.   Peraturan   ini   juga   mengatur   penyelesaian perselisihan secara keperdataan seperti yang diatur dalam Peraturan Bappebti No.2 Tahun 2019.

Terhadap pelanggan  aset  kripto,  pedagang  fisik  aset  kripto juga wajib menerapkan program APU/PPT dan proliferasi senjata pemusnah massal. Pedagang fisik aset kripto wajib memperoleh persetujuan sebagai pedagang fisik  aset  kripto dari  Kepala  Bappebti.  Untuk  tahap  awal,calon pedagang  fisik  aset  kripto wajib  melakukan pendaftaran  yang  berlaku  paling  lama  satu  tahun  sejak peraturan  ini  mulai  berlaku. Selama  masa  pendaftaran, apabila calon pedagang fisik aset kripto telah memenuhi persyaratan persetujuan, maka yang bersangkutan dapat mengajukan permohonan persetujuan.

“Diharapkan dengan telahditerbitkannya Peraturan Bappebti ini akan menambah kepercayaandan integritas para pelaku usaha PBK dalam melakukan transaksi baik Aset Kripto maupun Emas Digital” tegas Kepala Bappebti. Keempat peraturan tersebut dapat diunduh di http://bappebti.go.id/pbk/sk_kep_kepala_bappebti.

Sumber : http://bappebti.go.id.

Tuesday, March 12, 2019

2 Indikator Oscillators Terpopuler


Indikator dalam analisis teknikal adalah formula matematis yang berfungsi untuk mengetahui bagaimana kondisi pasar dan juga untuk membantu memberikan sinyal beli atau jual. Saat ini ada ratusan atau bahkan ribuan indikator yang telah dibuat. Tiap indikator memiliki karakter dan cara penggunaannya masing-masing. Treding Mudah akan membahas 2 indikator Oscillators terpopuler yang sangat mudah dan biasa digunakan sebagai filter analisa teknikal oleh para trader.

1. Relative Strength Index (RSI) 

Relative Strength Index (RSI) digunakan untuk menghitung perbandingan antara daya tarik kenaikan dan penurunan harga, nilainya berkisar 0-100. Dengan RSI Anda dapat mengetahui apakah suatu harga sudah overbought atau oversold. Pada prinsipnya, penggunaan RSI sangat mudah. Jika RSI bernilai sangat tinggi (di atas 70) artinya pasar sudah overbought (jenuh beli) sehingga ada potensi turun, saatnya untuk jual. Sebaliknya jika RSI bernilai sangat rendah (di bawah 30) artinya pasar sudah oversold (jenuh jual) sehingga ada potensi naik, saatnya untuk beli.

Indikator Analisis Teknikal Relative Strength Index (RSI)



3. Moving Average Convergence/Divergence (MACD)

Moving Average Convergence/Divergence (MACD) adalah indikator yang sangat berguna bagi seorang trader. Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan trend yang sedang terjadi dan juga bisa memberikan sinyal beli atau jual. Di dalam MACD ada dua garis yang akan Anda temui, yaitu Signal Line dan MACD Line. Jika nilai MACD positif (di atas nol), berarti pasar bersifat bullish, disarankan beli. Sedangkan jika nilai MACD negatif (di bawah nol), berarti pasar bersifat bearish, disarankan jual.

Indikator Analisis Teknikal Moving Average Convergence Divergence (MACD)



Itulah 2 Indikator Oscillators terpopuler yang juga paling banyak digunakan oleh trader. Tapi indikator ini belum tentu cocok untuk Anda. Jadi Anda harus mencoba sendiri dan menentukan mana yang cocok digunakan untuk trading.

Semoga bermanfaat...

Monday, March 11, 2019

2 Ciri Indikator Terbaik


Saya ingin menggabungkan dan menggunakan indikator yang satu dengan indikator lainnya. Ternyata apa yang telah dicoba tidak sesuai atau tidak cocok dengan apa yang diharapkan. Selalu saja masih ada kelemahannya, signal yang diberikan tidak akurat, atau susah dikendalikan pada salah satu indikator yang ditemui.

Permasalahan seperti itu terkadang terasa menjemukan. Mungkin teman-teman pernah mengalami frustasi ketika menguji coba salah satu indikator favorit, tapi ternyata setelah digunakan beberapa kali malah menghasilkan kesalahan yang fatal. Padahal awalnya sudah dirasa paling cocok.

Mungkin saja Anda sampai saat ini masih mencari-cari indikator yang cocok atau setidaknya dapat membuat nyaman terhadap signal yang diberikannya. Berikut ada beberapa gambaran yang dapat membantu Anda dalam memilih indikator:

1. Mudah Dipahami

Indikator Teknikal yang baik merupakan indikator yang bisa diketahui rumusnya dan bisa diketahui alurnya terhadap gejala market yang sedang terjadi. Ketika harga naik atau turun maka indikator dapat merumuskan dengan gambaran signal yang sedang terjadi.

Anda dapat memahami jalan pikiran indikator sesuai pergerakan market. Saat Anda gunakan dalam sehari-hari, indikator akan memperlihatkan kelemahannya. Jadi pahamilah alur cerita dan perumusan indikator yang Anda gunakan.

2. Tidak Rumit

Ingat, penguasaan indikator tidak ditentukan dari berapa rumitnya indikator namun dari sederhananya dalam membantu menemukan signal.

Apa yang Anda harapkan ketika terdapat indikator yang rumit? Tentu Anda pertama kali akan berusaha keras untuk membaca, memahami, dan menterjemahkan bagiamana kelemahan dan kelebihannya. Tapi ketika indikator terlalu rumit untuk menerjemahkan terjadinya signal yang akan digunakan dalam trading forex, maka Anda akan kesulitan dalam melakukan transaksi.


Kesimpulan :

Untuk menemukan indikator yang baik, Anda bisa melihat dari dua sisi.

  • Pertama dari kemudahan dalam memahami isi perjalanan signal yang bisa didapatkan dari indikator.
  • Kedua dari seberapa rumit atau tidaknya indikator untuk dapat dipahami.


Ketika Anda memiliki indikator yang sederhana, mudah dipahami, dan tidak rumit untuk digunakan, maka Anda sudah bisa menemukan indikator yang cocok serta nyaman dalam analisa. Pada saat Anda sudah nyaman dengan indikator tersebut, kelemahan indikator akan bisa diubah menjadi kelebihan. Kalau Anda sudah bisa mengenali kelemahannya dan diubah menjadi suatu kelebihan, maka trading Anda akan terasa menggairahkan.

Semoga bermanfaat …

Friday, March 8, 2019

3 Waktu Trading Yang Berbahaya



Pada momen-momen ini sangat riskan untuk melakukan open posisi. Sebagai trader, tentunya Anda tahu bahwa waktu trading forex bisa kapan saja dalam kurun waktu 24 jam, 5 hari seminggu. Trader pun dapat menentukan sendiri apakah akan bertransaksi di pagi hari, siang, ataupun malam.

Namun, apakah Anda tahu akan adanya saat-saat berbahaya untuk bertrading forex? Pada momen-momen ini sangat riskan untuk melakukan open posisi, sehingga trader harus memiliki kewaspadaan tinggi.

1. Menjelang Penutupan Pasar Akhir Pekan

Detik-detik menjelang penutupan pasar pada Sabtu dini hari (waktu Indonesia Barat) menjadi momok bagi sebagian trader, sehingga banyak yang memilih untuk “tutup toko” saja di hari Jumat. Pasalnya, pergerakan harga menjelang penutupan pasar disinyalir susah dilacak.

Lebih dari itu, open posisi yang dilakukan terlalu dekat dengan waktu penutupan pasar berpotensi floating hingga hari Senin, melewati libur akhir pekan. Padahal, dalam masa itu dimungkinkan terjadi perkembangan-perkembangan mengejutkan yang mengakibatkan munculnya gap besar di awal pekan berikutnya. Target Profit (TP) maupun Stop Loss (SL) bisa gampang tersentuh; apalagi kalau tidak pasang SL, maka Margin Call pun bisa terjadi. Mengingat pergerakan ke depan susah dipetakan, maka banyak trader menghindari waktu trading forex ini.

Namun demikian, bukan berarti tabu bertrading atau membiarkan posisi floating di masa-masa tersebut. Trader yang sengaja “pasang jebakan” untuk profit dari gap yang akan muncul di hari Senin pun ada saja. Waktu trading forex manapun pada dasarnya mengandung risiko tersendiri. Pahami saja bahwa jika Anda siap bertrading dengan risiko lebih tinggi, maka potensi profit pun semestinya lebih menggiurkan.

2. Menjelang Event Terkait Situasi Politik Suatu Negeri

Tahun 2016 dan 2017 diramaikan oleh banyak sekali event semacam ini, ditandai dengan tajuk “referendum” dan “pemilu”. Karakteristik event politik adalah momennya tak bisa dipastikan, berbeda dengan rilis data ekonomi yang sudah terjadwal pada kalender forex. Dan biarpun para analis sudah memproyeksinya apa dampaknya bila kubu X mengalahkan Y, tetapi saja pergerakan harga spontan di pasar bisa berlawanan karena adanya faktor euforia.

Ambil contoh Pemilu Presiden AS tahun 2016 lalu. Jauh-jauh hari, para analis memperingatkan bahwa apabila Donald Trump terpilih maka akan memunculkan sederetan bahaya dan ketidakpastian. Namun, segera setelah ia mengalahkan Hillary Clinton, Dolar malah melejit kuat…dan baru sekitar sebulan setelahnya pasar kembali ingat kalau Trump merupakan ancaman bagi stabilitas ekonomi AS maupun Dunia.

Tak hanya event terkait politik. Sebagian trader pun akan menghindari waktu trading forex kapan saja yang berhubungan dengan rilis data ekonomi berpotensi dampak besar. Daripada terlindas volatilitas sesaat, lebih baik cari kesempatan di waktu trading forex lainnya.

Akan tetapi, hanya karena banyak yang menghindarinya dan menilai momen-momen tertentu sebagai waktu trading forex paling berbahaya, tak lantas berarti mustahil untuk profit. Nyatanya, ada juga golongan berjuluk News Trader yang justru sengaja mengincar momen perilisan data ekonomi berdampak tinggi.

3. Setelah Menang Besar

Apakah Anda termasuk orang yang mengalami loss segera setelah menang besar? Anda tak sendiri. Sindrom ini diderita oleh banyak sekali trader, khususnya pemula. Akar masalahnya ada pada kepercayaan diri berlebihan dan “nafsu” untuk mengejar profit lebih besar lagi.

Lalu, apakah sebaiknya kita stop trading setelah menang besar? Bukan begitu juga. Hanya saja, emosi diri yang hanyut terbawa kegirangan itu perlu dikendalikan jika Anda ingin menjadi trader sukses.

Agar tak terperosok dalam perangkap emosi, sudah banyak sekali artikel menekankan perlunya rencana trading (trading plan). Dengan rencana trading tersebut, Anda diharapkan sudah memiliki sistem trading tertentu dan tidak menyimpang dari aturan-aturan entry, exit, maupun risk/reward ratio di dalamnya. Tak peduli Anda akan bertransaksi di waktu trading forex paling menguntungkan ataupun paling berbahaya, rencana trading akan berperan sebagai “filter” dari mana Anda bisa menyaring apakah suatu peluang trading itu benar-benar potensial atau justru sebaiknya dilewatkan.

#Semoga bermanfaat …

Thursday, March 7, 2019

Trading Mudah Pakai EMA 10/34

EMA 10|34


Price Action

Adalah metode untuk membuat keputusan trading dari chart murni ( clean chart ) dengan hanya menganalisa pola pergerakan harga. Ini berarti tidak ada indikator lain yang digunakan selain sedikit moving average untuk membantu mengidentifikasi area support dan resistance.

Entry BUY

Daily chart Price> 10 ema > 34ema
H4: price > 10ema > 34ema
15M chart: price > 10ema > 34ema


Entry SELL

Daily chart Price < 10 ema < 34ema
H4 chart: price <1 0ema < 34ema
15M chart: price < 10ema < 34ema



Note : Exit ketika candle M15 break MA10

Strategi price action ini sangat sederhana dan mudah untuk diterapkan siapa saja.

#Smoga bermanfaat.

Friday, March 1, 2019

5 Tips Hindari Margin Call


Dalam dunia trading forex yang namanya Margin Call baik trader pemula maupun yang telah berpengalaman berusaha sebisa mungkin untuk menghindarinya.

Sebenarnya, Margin Call terjadi karena jumlah Loss pada posisi terbuka terus membesar dan menggerus Ekuity, sehingga jumlahnya tidak lagi memenuhi syarat minimum margin yang ditentukan dan hampir semua trader forex pernah bertemu dengan Mr. MC.

1. Pilih Mata Uang Dengan Spread Rendah.

Mata uang yang memiliki spread rendah biasanya mata uang mayor seperti EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, USD/CHF, dan semacamnya. Pasangan-pasangan mata uang mayor juga memiliki likuiditas yang tinggi, sehingga lebih mudah untuk menghindari Margin Call yang disebabkan oleh volatilitas tak terduga.

2. Perhatikan Jumlah Equity.

Equity merupakan jumlah keseluruhan dana yang dimiliki oleh seorang trader Forex. Dalam trading forex, parameter Equity memudahkan kita untuk melakukan pemantauan terhadap dana di akun trading, karena telah mencakup perhitungan bersih dari parameter-parameter ya lain.

Untuk menghindari Margin Call, trader harus selalu menyadari besar Equity-nya. Jika tidak memungkinkan untuk membuka posisi, lebih baik keluar dari pasar. Hal inilah yang menyebabkan Margin Call terjadi, karena tanpa sadar telah melakukan trading melebihi ketahanan modal yang dimiliki.

3. Kendalikan Emosi.

Banyak trader yang belum bisa mengendalikan emosi trading, merasa panik ketika pasar bergerak tidak sesuai dengan prediksinya. hal itu tidak berarti strategi tradingnya salah. Setiap trader harus bisa menerima kenyataan bahwa posisinya bisa salah atau tidak sesuai dengan yang diharapkan. Dengan menyadari sepenuhnya akan hal ini, maka seorang trader tidak seharusnya memikirkan kenapa ia salah posisi, melainkan tetap fokus pada pergerakan harga selanjutnya.

Jika Anda sudah memiliki pemahaman ini, maka Anda tak akan panik dan bereaksi berlebihan saat suatu posisi mengalami kerugian atau bahkan terkena Stop Loss.

4. Gunakan Manajemen Risiko.

Tentukan Manajemen Risiko sebelum mulai trading. Semua orang memiliki kesiapan untuk meraup profit, tetapi, sudahkah Anda menyiapkan diri untuk rugi? Hal inilah yang sering luput diperhatikan oleh orang-orang, sehingga mereka terjun ke dunia forex tanpa persiapan memadai.

Manajemen risiko dihadirkan sebagai batasan seberapa besar kerugian yang mampu Anda tanggung. Dengan memiliki aturan seperti ini,  Anda bisa lebih dulu membatasi Loss sebelum dana pada akun mencapai batas Margin Call. Menerapkan manajemen risiko juga berarti Anda sadar dengan ketahanan dana di akun trading, dan bisa bersikap realistis untuk mencegah kerugian melebihi kapasitas tersebut.

5. Hindari Overtrade

Membuka terlalu banyak posisi atau memasang lot yang terlalu besar merupakan aksi yang sangat berisiko. Untuk menghindari Margin Call, keserakahan adalah hal yang harus dihilangkan dari kebiasaan trading. Memperoleh keuntungan besar akan selalu beriringan dengan risiko kerugian yang besar pula, sehingga kondisi psikologis Anda sebagai trader menjadi mudah tertekan.

Maka dari itu, sebaiknya tetaplah atur target keuntungan yang risikonya sepadan dengan batas toleransi Anda. Tetaplah disiplin dengan rencana trading tersebut agar terjauh dari Margin Call.

Kesimpulan :

Terjadinya Margin Call adalah karena kebiasaan yang tidak mau membatasi kerugian. Penyebab terbesar dari terjadinya hal ini berasal diri sendiri, sehingga solusinya adalah kemauan Anda untuk merubah kebiasaan tersebut.